Blangkon, Antara Simbol Status-Sosial, Teologis dan Filosofi dalam Kultur Jawa

Blangkon, Antara Simbol Status-Sosial, Teologis dan Filosofi dalam Kultur Jawa

CANGAKAN.NGAWIKAB.ID Istilah blangkon sudah muncul dari beberapa abad yang lampau saat pemerintahan di tanah jawa masih berbentuk monarchi. Blangkon itu sendiri memiliki bentuk, motif atau corak dan kekhasan lainnya tergantung asal daerahnya, seperti Yogyakarta, Surakarta, jawa tengah, atau jawa barat.

Gaya Yogjakarta memiliki kekhasan berupa mondolan (pen.- bulatan kecil) yang ada dibelakang blangkon. Hal ini berawal pada jaman dahulu kaum Adam di Yogjakarta banyak yang memiliki rambut panjang terurai. Sehingga ketika diikat, rambut panjangnya harus digelung (pen.-diikat) ke atas dan biasanya juga dibungkus dengan ikatan kain atau bisa juga ditali. Sehingga hal ini, berkembang menjadi blangkon yang sekarang lazim kita lihat dan pakai.

Untuk Blangkon gaya Surakarta beda lagi, blangkon ini tidak memiliki tonjolan di bagian belakang. Melainkan terjalin dengan rapi dan mengikatkan atau mempertemukan dua pucuk helai di bagian ujung kain disebelah kanan dan kiri. Makna blangkon Surakarta, dalam hal ini adalah sebagai simbol pertemuan antara bumi dengan jagad atau alam semesta raya tempat manusia sebagai kalifah.

Khususnya bagi orang Jawa, makna blangkon sendiri, tidak hanya sekedar sebagai penutup kepala saja. Blangkon memiliki makna filosofi tertentu, sekaligus simbol status (sosial) bagi pemakainya. Makna filosofis dikaitkan dengan kehidupan manusia di muka bumi ini, blangkon mengisyaratkan alam kehidupan jagad gedhe atau makro, sedangkan blangkon yang melekat mengisyaratkan jagad alit atau kecil. Sebab dalam peran kehidupan, manusia berkedudukan sebagai khalifah di muka bumi, yang berarti untuk menjalankan kelangsungan kehidupan manusia di muka bumi ini, secara anthropologi manusia selain membutuhkan kekuatan Tuhan juga memerlukan harmonisasi dengan kehidupan alam semesta. Blangkon secara teologis atau ketuhanan, menyimbolkan “kekuasaan dan kekuatan” Tuhan yang diperlukan bila manusia ingin menjalankan tugasnya untuk mengurus dan menjaga alam semesta secara seimbang.(n*)

Share and Enjoy !

Shares